Posts

Draft #10

  Imaji Semu   Dunia imajinasi yang begitu indah telah menjadi sesuatu yang sangat bahaya. Memerangkapmu begitu dalam hingga kau lupa akan realita.   Satu kedipan mata yang lama memaksaku sadar akan realita. Begitu indah, begitu damai, begitu tenang. Sekumpulan imaji yang membuatku membenci realita ini.   Tetapi, tidak ada gunanya aku membenci realita ini, karena dia tidak akan pergi kemana-mana. Memelukku erat bagai sesosok kekasih yang teramat posesif. Love hate yang kumiliki bukanlah dengan sesosok pendamping hidupku, tetapi dengan realita yang berbeda jauh dari dunia fantasi. Realita yang mengajarkanku pentingnya bertopeng. Hingga aku berada di puncak “kebahagiaan”.  

Secret Love Letter

  Dimanakah engkau? Sudahkah kita bertemu? Apa yang kau lakukan sekarang? Pernahkah kau memikirkan eksistensiku? Sebagaimana aku memikirkanmu? Aku merindukanmu…   Oh,well… where’s my manners? I apologize. Let’s start over… Hello, I’m Nahdah, your soulmate, I believe. Aku masih meragukan apakah kita sudah pernah bertemu atau berpapasan sebelumnya. Tetapi aku tau kau ada disana, bernafas, dan menjalani kehidupanmu saat ini. This is going to be my first letter to you, eventho I don’t know to whom or where I can sent it.   Forgive me for the mixing language… Ouh, too much apologises, aight? Haha well, that’s me. * nervous So , yang paling ingin kusampaikan adalah beberapa waktu lalu,or months? Tetiba aku merasa sesak dan sakit. Like it suddenly hit me hard. What happened? Were you okay? It’s around middle of 2020. Saat itu aku secara otomatis mengatakan kalau semua akan baik baik saja dan aku ada disini, hidup, bernafas, dan kita akan bertem...

Draft #9

…20 Kesemuan yang tampak, Sudah tidak terlihat indah lagi Benar atau Salah, Bukan lagi acuan dasar Semua terlihat sama Hanya ego yang tampak Menuntun inangnya melanjutkan langkah Sudah terlambatkah jika ku katakan “rindu”? Tanpa perlu dijawab oleh kata, Penampakan yang terpampang jelas di depan mata, Sudah cukup menjadi jawaban.